free page hit counter

Makanan, Seni, dan Budaya

Holla, Sobat Damai yang ada diseluruh penjuru nusantara.

Sapa hangat dari Duta Damai Kalimantan Selatan.

Semoga kalian semua berada dalam kondisi berbahagia hinnga ke relung hati yang paling dalam.

 

Kali ini aku akan berbicara seputar makanan, Seni, dan Budaya.

Wow, apakah makanan, seni, dan budaya saling berhubungan?

Mengapa harus dihubungkan?

 

Ingin tahu jawabannya?

Penasaran?

Mari kita renungkan bersama-sama yaa, sobat damai.

 

Apakah sobat damai pernah merasa sayang sebelum memakan suatu makanan?

Jika iya apa alasannya? (boleh jawab di dalam hati masing-masing)

 

Lalu pernahkah sobat damai merasa suatu makanan itu sangat indah?

Jika iya apa tolok ukurnya? (silakan jawab dalam hati)

 

Lalu, apakah sobat damai sekalian pernah merasa bahwa suatu makanan yang dimasak oleh suatu daerah akan berbeda dengan daerah lainya walaupun dengan resep yang sama?

 

Jika iya, maka itulah seni. Lantas, setiap seni ada di masing-masing budaya.

Coba sobat damai ingat, ada berapa banyak makanan khas daerah soabt damai sekalian?

Apakah sama rasanya dengan yang ditemukan didaerah lain?

 

Okkay, berhenti membayangkan makanan-makanan yang akan membuat sobat damai sekalian lapar pada saat membca ini.

 

Kali ini saya akan membahas mengenai makanan khas Kalimantan Selatan yaitu Soto Banjar.

Wow, makanan seperti apakah ini?

Sumber: https://www.indofoodsolutions.com/resep/soto-banjar

Soto Banjar merupakan makanan khas Kalimantan Selatan yang mana soto ini cenderung lebih manis dan asam dibandingkan dengan soto lainnya sehingga terasa lebih segar.

 

Berdasarkan pengertiannya, Soto banjar merupakan soto ayam yang kaya akan rempah-rempah dan lahir di Kalimantan Selatan terutama pada masyarakat suku Banjar. Soto Banjar merupakan soto yang berbahan dasar ayam kampung adapun ciri khas Soto banjar yaitu bumbu yang diperkaya dengan rempah-rempah biji pala[1], cengkih, dan kayu manis. Bahkan adapula yang menambahkan beberapa kapulaga[2] ke dalam air rebusan kuah soto. Selain itu, penambahan susu ke dalam kaldunya juga membuah kuah soto Banjar nampak lebih keruh[3].

 

[1] Biji pala mengandung minyak atsiri 7-14%. Bubuk pala dipakai sebagai penyedap untuk roti atau kue, puding, saus, sayuran, dan minuman penyegar.

[2] Kapulaga sering digunakan sebagai rempah (bumbu) untuk masakan tertentu dan juga untuk campuran jamu atau obat-obatan herbal tradisional.

[3] https://www.masakapahariini.com/resep/resep-soto-banjar/

 

Budaya yang erat membuat nilai seni yang berbeda-beda di setiap wilayahnya sehingga menimbulkan ciri khas berbeda-beda pula, namun dengan adanya perbedaan itulah yang menciptakan keindahan Indonesia terutama di Bumi Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.

 

Maka dari itu, bagi sobat damai sekalian yang akan berkunjung ke Kalimantan Selatan, jangan lupa untuk menikmati makanan Khas Kalimantan Selatan yang satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *