free page hit counter

GENERASI MUDA JADI TARGET PAHAM RADIKALISME

Generasi muda merupakan sasaran rawan paham radikalisme dan terorisme. Masa transisi krisis identitas yang terjadi di masa muda memungkinkan terjadinya cognitive opening (pembukaan kognitif), yaitu sebuah proses mikro-sosiologis yang mendekatkan mereka pada penerimaan terhadap gagasan baru yang lebih radikal. Alasan-alasan seperti itulah yang menyebabkan mereka sangat rentan terhadap pengaruh dan ajakan kelompok kekerasan dan terorisme. Sementara itu, kelompok teroris menyadari problem psikologis generasi muda tersebut Kelompok teroris mengincar mereka yang selalu merasa tidak puas, mudah marah, dan frustasi baik terhadap kondisi sosial maupun pemerintahan. Kelompok teroris juga menyediakan lingkungan, fasilitas dan perlengkapan bagi remaja yang menginginkan kegagahan dan melancarkan agenda kekerasannya. Untuk itu, penting adanya pemahaman yang komprehensif terkait gerakan radikalisme dan pencegahan perkembangan gerakan radikalisme melalui penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila.

Pancasila merupakan modal sosial sebagai perekat kesatuan bangsa. Pancasila menjadi dasar negara dan memberikan ruang serta menampung keberagaman pada bangsa Indonesia. Gerakan radikalisme yang berkembang di masyarakat ini harus dicegah, khususnya dikalangan komunitas atau pemuda yang cenderungrentan dan mudah untuk ditanamkan nilai-nilai radikalisme. (IND/IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *