Opinion

MENILIK SEJARAH SEPEDA MOTOR

Halo semuanya! Tidak terasa sekarang kita sudah hampir 2 bulan menjalani aktivitas New Normal, ya. Walaupun demikian perkuliahan tetap tidak bisa dilakukan secara tatap muka. Anak kuliahan pasti sekarang sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing karena perkuliahan dipindahkan menjadi Pembelaaran Jarak Jauh (PJJ), bukan? Sudah bayar kos, belum? Sepeda motornya sudah dipanasin belum selama pandemi ini? Karena kali ini kita akan bahas terkait sepeda motor. Hehe.

Anak kuliahan pasti tidak asing dengan sepeda motor. Kendaraan yang rata-rata digunakan anak kuliahan menuju kampus. Hari ini, 29 Agustus merupakan hari dimana Gottlieb Wilhelm Daimler (terlahir Däumler, 17 Maret 1834 – 6 Maret 1900) seorang penemu dan pionir di bidang otomotif Jerman mematenkan sepeda motor pertama di dunia pada tahun 1885.

Sejarah sepeda motor berawal dari sepeda pengembangan sepeda konvensional yang lebih dahulu ditemukan. Pada tahun 1868, Michaux ex Cie, suatu perusahaan pertama di dunia yang memproduksi sepeda dalam skala besar, mulai mengembangkan mesin uap sebagai tenaga penggerak sepeda. Namun usaha tersebut masih belum berhasil dan kemudian dilanjutkan oleh Edward Butler, seorang penemu asal Inggris.

Butler membuat kendaraan roda tiga dengan suatu motor melalui pembakaran dalam. Sejak penemuan tersebut, semakin banyak dilakukan percobaan untuk membuat motor dan mobil. Salah satunya dilakukan oleh Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach dari Jerman. Kedua penemu tersebut bertemu ketika bekerja bersama di Deutz-AG-Gasmotorenfabrik, produsen mesin stasioner terbesar pada tahun 1872.

Pemilik Deutz-AG-Gasmotorenfabrik yang bernama Nikolaus Otto berhasil membuat mesin empat langkah atau yang disebut juga mesin empat tak dan penemuan tersebut dipatenkan pada tahun 1877. Walaupun mesin empat tak tersebut masih terlalu sederhana dan kurang efisien, tetapi mesin tersebut diharapkan dapat menggantikan mesin uap.

Pada tahun 1880, Daimler dan Maybach dipecat dari perusahaan tersebut dan keduanya mendirikan sebuah bengkel di Suttgart. Pada tahun 1885, keduanya menciptakan karburator untuk mencampur bensin dan udara sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar mesin empat tak ciptaan Otto. Mereka mengembangkan mesin empat tak tersebut menjadi silinder 100 cc dan meletakkan mesin tersebut pada sebuah sepeda kayu. Sepeda kayu bermesin tersebut disebut sebagai Reitwagen (“riding car“) dan menjadi sepeda motor pertama di dunia.

Wah! Kalau dihitung-hitung, artinya sepeda motor sudah ada sejak 135 tahun yang lalu, ya. Memang sih, body nya yang ramping dan bensinnya yang masih terangkau anak kuliahan, sangat memudahkan kita untuk mengatasi kemacetan jalan dan kemacetan kiriman uang jajan dari orangtua. Hehe.  (NOV)

 

Sumber : Wikipedia

About the author

Novy Listiana

Add Comment

Click here to post a comment