free page hit counter

PPDM UNISKA KEMBANGKAN INOVASI ECENG GONDOK JADI KERTAS KREASI

Lok Baintan, Banjar, Kalimantan Selatan 10 Juli 2020 – Tim pengusul program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Universitas Islam Kalimantan Muhamad Arsyad Al-Banjari hadirkan pelatihan dan pendidikan pemanfaatan eceng gondok menjadi kertas kreasi melalui pemberdayaan masyarakat peduli lingkungan di Desa Lok Baintan.

Program ini merupakan tahun kedua yang berfokus pada pelatihan tingkat mahir dalam mengelola eceng gondok menjadi kertas kreasi yang menjadi inovasi baru di Desa Lok Baintan. Melanjutkan program pada tahun pertama yang fokus pada pelatihan pembuatan eceng gondok jadi kertas.

Pelatihan didampingi langsung oleh tim pengusul yang terdiri dari Dr. Muzahid Akbar Hayat, M.I.Kom, Dr. Sanusi, M.I.Kom, dan Dr. Khuzaini, MM dan dibantu oleh mahasiswa Uniska. Kegiatan pelatihan ini juga mendatangkan Pakar Daur Ulang dari Jakarta Bapak Mukhlis S.Pd sebagai narasumber.

Ketua Tim PPDM Dr. Muzahid Akbar Hayat, M.I.Kom mengatakan, program ini sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Wisata Lok Baintan menjadi lebih kreatif dan mandiri dan diharapkan mampu menstimulus wirausaha baru.

Akbar menuturkan, pelatihan yang diberikan adalah pelatihan kertas eceng gondok menjadi kertas kreasi seperti kotak tisu, tempat pensil, kantong kertas, hiasan dinding, bros dan kreasi lainnya dengan pewarnaan agar produk lebih menarik. Selain itu masyarakat juga dibekali dengan pelatihan motivasi dan manajemen berwirausaha.

Antusiasme masyarakat desa Lok Baintan yang sangat tinggi dimana masyarakat desa turut aktif mengikuti Pelatihan Eceng Gondok terlihat dari mereka yang langsung mempraktekkan pembuatan Kertas dari Ilung yaitu merubah tanaman Liar (Ilung) menjadi barang-barang bermanfaat terutama kertas kreasi. Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Herna Rusnawati menuturkan bahwa program ini mampu membuka peluang kerja baru untuk para Ibu-Ibu disini apalagi bahan dasar pembuatannya (eceng gondok) sangat melimpah sedangkan pemasarannya bisa di jual ke wisatawan di Pasar Terapung. Tokoh masyarakat sekaligus ketua Karang Taruna Antung menyambut baik kegiatan ini. Bersama anggota masyarakat yang lain melakukan kreasi kertas dari eceng gondok.

 

Perwakilan pemuda Sarwani juga menyambut baik kegiatan ini, dia terlibat langsung secara intensif dari awal program sampai dengan tahapan ini, ia juga mengajak pemuda dan pemudi lain untuk partisipasi dalam kegiatan ini.

Melalui Pelatihan Pemanfaatan Eceng Gondok  untuk peningkatan keterampilan masyarakat desa dalam menghasilkan produk yang menarik dan bernilai jual untuk memudahkan pemasarannya kepada wisatawan, pemerintah dan masyarakat sekitar, Diharapkan nantinya akan berdampak kesejahteraan masyarakat desa Lok Baintan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *