Kearifan Lokal

KERBAU RAWA : SI JAGO RENANG DARI PAMINGGIR

Pariwisata – Kerbau rawa (Buballus arneehosei) adalah binatang memamah biak yang menjadi ternak bagi masyarakat di Kecamatan Paminggir Kab. Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan. Kok Paminggir sih? Sedangkan literasi banyak menyebut di Kecamatan Danau Panggang? Baik, disini akan saya coba uraikan. Jika kalian mencari tahu tentang kerbau rawa di Kalimantan Selatan khususnya diinternet maka banyak konten yang menyebutkan kerbau rawa berasal dari Danau Panggang, itu memang betul sebelum Paminggir melakukan pemekaran menjadi sebuah kecamatan baru. Oleh karena itu pentingnya kita meluruskan kembali tentang hal ini. Alasannya tentu saja saat ini tidak ada desa di Kecamatan Danau Panggang yang beternak kerbau rawa sedangkan di Kecamatan Paminggir bisa kita temui masyarakat yang beternak kerbau rawa seperti desa Sapala, desa Bararawa,dan desa Tampakang.

Berbicara ke unikannya, kerbau rawa memiliki ciri kulit hitam pekat, tubuh padat, punggung lebar, tanduk rapat spiral, leher dan kepala relatif kecil. Didukung kehidupannya diatas air rawa, maka tidak heran jika kerbau rawa dijuluki sebagai hewan yang jago renang. Pengembala atau peternak kerbau rawa akan menggiring kerbau rawa di air untuk mencari makan dengan perahu bermotor (jukung ces, red). Ketika menjelang sore kerbau rawa kembali dihalau menuju kalang (kandang ulin).

Masyarakat suku Banjar umumnya menyebut kerbau rawa dengan sebutan Hadangan . Kerbau rawapun banyak dikunjungi pelancong dari berbagai daerah untuk rekreasi hingga pengambilan dokumentasi untuk ditampilkan ditelevisi. Berbagai informasi keindahanan rawa dan keunikan kerbau rawa bisa kita jumpai melalui youtube, instagram, dan google. Jika kamu ingin berkunjung ke sini maka jika dimulai dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin harus ambil arah Kabupaten Hulu Sungai Utara tepatnya di Terminal Danau Panggang dengan memakan waktu kisaran 5,5 jam. Dari Terminal langsung menuju Dermaga Danau Panggang. Disini kalian bisa mencari jenis perahu bermotor yang ingin disewa, biayanya pun bervariasi. Perjalanan menuju Paminggir dari Danau Panggang bisa ditempuh rata-rata 1,5 jam. Selama perjalanan kalian akan menikmati kehidupan masyarakat dipinggiran sungai yang mengarah langsung ke Sungai Barito. Kearifan lokal dengan segala aktifitas masyarakat yang berhubungan langsung dengan sungai dan rawa seperti mencari ikan, mandi, dan mobilitas menjadikan pengalaman wisatamu yang tak terlupakan.

Harapannya semakin banyak orang mengenal keberadaan kerbau rawa maka pemerintah setempat bisa memproyeksikan menjadi wisata unggulan ditahun yang akan datang. (IAN/KIM)

About the author

Bahriannor

Add Comment

Click here to post a comment