free page hit counter

[HARI PERTAMA] : “ANAK MUDA MEMILIKI HABITUS, BAHASA DAN CARA”

NEWS  Senin, (5/10) Duta Damai Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Regenerasi dengan tema “Melalui Asistensi Bidang Penulisan, DKV, dan IT Dalam Rangka Pencegahan Terorisme”.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kota Seribu Sungai ini diikuti oleh 52 orang peserta yang terdiri dari 20 orang anggota lama dan 30 orang calon anggota baru.

Potensi dan kompetensi para calon anggota baru Duta Damai Dunia Maya Kalimantan Selatan yang terdiri dari blogger, DKV, dan IT ini memang tidak dapat diragukan. Bergabungnya calon anggota baru dalam keluarga besar Duta Damai Kalimantan Selatan ini sebelumnya telah melalui serangkaian proses rekrutmen yang dimulai dari seleksi berkas, wawancara regional, wawancara pusat, dan puncaknya adalah kegiatan pelatihan yang dimulai hari ini.

Sesuai dengan anjuran dan protokol kesehatan, panitia dan peserta sebelumnya diwajibkan untuk melakukan rapid test masing-masing. Peserta yang dinyatakan non reaktif dapat mengikuti kegiatan sampai selesai, sedangkan peserta yang dinyatakan reaktif harus melakukan karantina mandiri, memahami materi yang diberi dan mengerjakan penugasan sebagai bentuk pengganti dari pelatihan Bagi yang belum melakukan pemeriksaan rapid, panitia telah menyediakan fasilitas tersebut di tempat pada pukul 12.00 sd 17.00 WITA pada jam registrasi.

Usai melakukan registrasi dan rapid test, peserta yang seluruhnya dinyatakan non reaktif ini selanjutnya mengikuti kegiatan pembukaan pada pukul 19.00 oleh Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Kasubdit Kontra Propaganda yakni Kolonel Pas. Drs. Sujatmiko yang diwakili oleh Pak Suaib Tahir.

Dalam sambutannya dijelaskan salah satu yang mendasari terbentuknya Duta Damai ini karena “anak muda memiliki habitus, bahasa dan cara yang hanya bisa dipahami dan didekati oleh generasi sebayanya. Karena itulah, menyampaikan ide dan narasi perdamaian akan efektif jika dilakukan oleh generasi muda.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok dan penjelasan tugas kelompok selama pelatihan. Dan terakhir panel materi.

Adapun materi yang disampaikan di hari pertama ini adalah Pengenalam Terorisme Berbasis Keagamaan dari Divisi Monitoring dan Analisa, Bapak Suaib Tahir, serta materi Ancaman Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya oleh Pak Budi Hartawan.

Dengan dua materi tersebut diharapkan para peserta regenerasi baik anggota Duta Damai yang lama ataupun calon anggota Duta Damai yang baru dapat memahami bagaimana bentuk Terorisme dan proses radikalisasinya agar dapat berhati-hati kedepannya. (NOV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *