free page hit counter

Tiga kekuatan untuk berpikir positif

Sebagai manusia, kita dibekali dengan akal pikiran dan hati. Hubungan antara keduanya (akal dan hati) sangat erat kaitannya karena manusia menggunakan keduanya untuk memahami, merasakan, dan merespons sesuatu atau seseorang yang berhadapan dengan kita. Pemikiran masing-masing manusia berbeda-beda dan kompleks untuk dipahami. Namun, bukan berarti tidak bisa dipelajari. Salah satu peneliti pikiran dan psikologis manusia yaitu Dr. Ibrahim Elfiky. Beliau menjelaskan dalam bukunya yang berjudul “Terapi berpikir positif”, tentang kekuatan pikiran berpikir manusia. Sumber keseimbangan hidup yaitu berpikir positif. Ada tiga kekuatan dalam pemikiran manusia yaitu keputusan, pilihan, dan tanggung jawab.

  1. Keputusan

Dr. Ibrahim elfiky menerangkan anda hari ini adalah hasil keputusan anda kemarin, dan anda esok hari adalah keputusan anda hari ini. Keputusan dalam hidup diambil oleh diri kita sendiri. Berdasarkan buku “terapi berpikir positif” keputusan memiliki lima dasar dalam mengambilnya yaitu keputusan dalam berpikir, keputusan dalam berkonsentrasi, keputusan dalam merasakan, keputusan dalam perilaku, dan keputusan dalam memperbaiki.

  1. Pilihan

Kemudian yaitu pilihan atau memilih. Raim Laode, seorang komika mengatakan bahwa contoh pilihan sulit hari ini yaitu seperti anda bangun pagi, tidur teratur, makan-makanan sehat dan hal-hal yang menurut Sebagian besar orang sulit dilakukan, sebenarnya pilihan sulit tersebut akan membuat anda lebih sehat, lebih Panjang umur, lebih bugar dikemudian hari. Semua hal yang anda nikmati sekarang adalah hasil dari keputusan dan pilihan anda pada masa lalu.

  1. Tanggung jawab

Semua keputusan dan pilihan yang anda pilih dan putuskan apapun hasilnya baik atau buruk, harus dan wajib anda pertanggung jawabkan. Karena dengan anda bertanggung jawab atas apa yang anda pilih dan putuskan, berarti anda belajar, anda perbaiki, dan menjadikan diri lebih baik dari sebelumnya. Thomas Alva edison tidak menyalahkan orang lain dan mengeluh ketika ribuan kali gagal dalam menemukan lampu. Meski dihina, kehilangan banyak uang, dan banyak kerugian, beliau tetap tidak menyerah dan bertanggung jawab sepenuhnya atas pilihan hidupnya sampai berhasil mewujudkan apa yang ia pilih.

Sumber : Dr. Ibrahim Elfiky (Terapi berpikir positif) (DRJ/AJP)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *