Opinion

HARI KELUARGA, SAATNYA AJARKAN ANAK BERPUASA

Hello Sobat Damai, tahukah kamu kalau setiap tanggal 15 mei diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional. Keluarga tidak hanya bagian kecil dari masyarakat tapi juga sebagai pondasi untuk memupuk karakter anak menjadi lebih baik. Seperti kata pepatah “Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya”. Tau kan Sobat Damai artinya ? Salah satu hal yang bisa kita ajarkan sejak dini kepada anak adalah berpuasa. Bagi kamu calon papa dan mama muda harus tau nih 8 tips berikut untuk mengajarkan anak mahir berpuasa. Simak !

Pertama. Jelaskan tujuan berpuasa. Meski anak belum mengerti, jelaskan seperti apa tujuan puasa Ramadhan. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti. Beri tahu hal seru tentang berpuasa. Jelaskan pula setiap orang akan diberi pahala berlipat ganda ketika maksanakan puasa. Menurut Dr. Caessar Pronocitro, Sp. A, M.Sc, usia ideal mengajarkan anak berpuasa adalah ketika berumur 6 tahun.

Kedua. Ciptakan suasana Ramadhan. Mulai dengan memutar lagu-lagu religi, menyajikan makanan khas Ramadhan atau menayangkan kartun islami.

Ketiga. Sahur dengan menu favorit. Membangunkan anak ketika sahur adalah hal yang paling susah, apalagi si anak malas untuk bangun. Oleh karena itu sediakan lah menu kesukaan si anak dan beri tahu bocoran menu ini sebelum mereka tidur agar semangat untuk bangun.

Keempat. Mulai puasa setengah hari. Latih anak untuk puasa secara bertahap. Misal mulai puasa hingga waktu zuhur tiba. Untuk ada kemajuan latih lagi hingga sampai waktu ashar.

Kelima. Jadi contoh yang baik. Anak-anak memiliki sifat meniru. Ajarkan mengaji dan ibadah lainnya selama menjalani puasa di Bulan Ramadhan.

Keenam. Siapkan makanan kesukaannya untuk berbuka. Demi menambah semangatnya, sediakan juga menu kesukaan si kecil untuk berbuka puasa. Tanyakan makanan dan minuman apa yang ia inginkan.

Ketujuh. Buat aktivitas ngabuburit seru. Misal si anak udah sanggup puasa hingga waktu magrib tiba, maka ajaklah si anak melakukan hal yang seru sebelum berbuka untuk mengalihkan perhatiannya terhadap rasa lapar. Misal menyajikan takjil atau nonton kartun kesukaannya sambil story telling.

Terakhir. Reward dihari raya. Tak ada salahnya untuk menyiapkan reward kepada anak di hari raya. Beri pengertian kalau hadiah bukanlah sebuah imbalan namun untuk menambah semangatnya berpuasa lagi ditahun depan.

About the author

Bahriannor

Add Comment

Click here to post a comment