News

Gelar Aksi Cap Tangan, Dukung Banjarmasin sebagai Kota Rukun

Duta Damai Dunia Maya Regional Kalimantan Selatan (DD Kalsel) melaksanakan aksi cap tangan warna-warni sebagai bentuk dukungan terhadap slogan Banjarmasin Kota Rukun. Pelaksanaan ini merupakan kegiatan dari peringat Hari Sumpah Pemuda yang diadakan di area Religi Expo 5 2019 di Siring Nol KM, Banjarmasin.

Koordinator Blogger Duta Damai Kalsel, Waskan, mengatakan, cap tangan dilambangkan sebagai bentuk penolakan terhadap rasisme, radikalisme, dan terorisme. Dengan kata lain sebagai dukungan terhadap harmonisasi dan perdamaian dalam perbedaan.

“Cap tangan ini adalah bentuk perlawanan kita terhadap rasisme, radikalisme, terorisme. Warna-warni yang digunakan menunjukkan bahwa kita menerima setiap keberagaman secara berdampingan,” ucapnya.

Antusiasme masyarakat cukup tinggi, meskipun terik matahari mulai menyengat. Masih banyak yang memutuskan untuk singgah dan memberikan cap tangannya.

Sekelompok anak muda pecinta alam dari berbagai daerah di Indonesia yang saat itu sedang mengikuti acara dan kebetulan berkunjung bahkan sangat antusias mewarnai tangannya dengan cat. Ada juga anak-anak yang tampak malu-malu namun antusias ikut bergabung.

Tak sampai di situ saja, Duta Damai dan FKPT Kalsel juga membagikan brosur informasi pencegahan terorisme serta stiker-stiker dan gantungan kunci yang berisi kalimat mutiara tentang perdamaian.

Promosi tentang perdamaian di dunia maya juga terus digalakan.

Selain itu, aksi ini juga didukung oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan. FKPT Kalsel juga telah membersamai Duta Damai Kalsel sejak awal dibentuk, mengingat sama-sama terbentuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Teorisme (BNPT) Republik Indonesia.

Religi Expo sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan untuk harmonisasi antar umpat beragama, suku, dan bangsa yang ada di Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin. Dalam acara ini pengunjung bisa lebih menengenal dan bertemu langsung, serta mengenal agama dan suku lain. Karena kami percaya, pengalaman bertatap muka lebih bisa melihat baiknya dari setiap perbedaan yang ada.

Duta Damai Kalsel berharap dengan adanya aksi ini, masyarakat lebih peka terhadap lingkungannya. Saling menyayangi dan menghargai setiap perbedaan.

Penulis: Hafizah Fikriah W.